Kota Banjar, Jawa Barat - Sinergi antara aparat kewilayahan dengan sektor kesehatan kembali ditunjukkan melalui kegiatan pelayanan Posyandu Balita yang dilaksanakan di Posyandu Plamboyan 2, Rt 26 Rw 13, Dusun Warungbuah, Desa Neglasari, Kecamatan Banjar, Kota Banjar, pada hari Kamis, 09 Juli 2026. Kegiatan ini digagas oleh Babinsa Koramil 1313/Banjar, Kopka Sugianto, bekerja sama dengan UPTD Puskesmas Banjar 2.
Tujuan utama dari kegiatan rutin ini adalah untuk memantau secara berkala pertumbuhan dan perkembangan anak balita. Melalui serangkaian kegiatan seperti penimbangan berat badan, pengukuran tinggi badan, serta pemeriksaan kesehatan umum, diharapkan setiap anak mendapatkan perhatian optimal untuk memastikan tumbuh kembang mereka berjalan sesuai standar.
Kopka Sugianto, Babinsa Koramil 1313/Banjar, menyatakan antusiasmenya terhadap kolaborasi ini. “Kami dari TNI AD, khususnya Babinsa, memiliki tugas untuk turut serta dalam menjaga kesehatan masyarakat, termasuk anak-anak kita. Melalui Posyandu, kita bisa mendeteksi dini potensi masalah kesehatan dan memberikan intervensi yang tepat, ” ujarnya.
Kepala UPTD Puskesmas Banjar 2, H Enjang Suryana, MKG, ST., menyambut baik partisipasi aktif Babinsa. “Kerja sama yang solid antara Puskesmas dan Babinsa sangat krusial. Kehadiran Babinsa di lapangan membantu kami dalam menjangkau seluruh balita di wilayah binaan, memastikan tidak ada yang terlewatkan dalam program kesehatan dasar ini, ” ungkapnya.
Dukungan terhadap kegiatan semacam ini juga datang dari jajaran TNI yang lebih tinggi. Danramil 1313/Banjar, Mayor Inf Sumadi, menekankan pentingnya sinergi ini. “Kegiatan Posyandu adalah garda terdepan dalam kesehatan ibu dan anak. Sinergi ini mencerminkan komitmen TNI dalam mendukung program pemerintah di bidang kesehatan demi generasi penerus bangsa yang sehat dan berkualitas, ” tuturnya.
Senada dengan itu, Komandan Kodim 0613/Ciamis, Letkol Inf. Antonius Ari Widiono, S.Sos., M.Hum., mengapresiasi upaya yang dilakukan di tingkat Koramil. “Program seperti ini, yang melibatkan langsung Babinsa di tengah masyarakat, merupakan wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat. Kesehatan anak adalah investasi masa depan, ” tegasnya.
Lebih lanjut, Komandan Korem 062/Tarumanagara, Kolonel Inf Dadi Sutandi, S.E., M.M., memberikan pandangan strategis mengenai pentingnya kolaborasi lintas sektor ini. “Sinergi antara TNI dengan instansi kesehatan di daerah memiliki dampak positif yang luas. Ini bukan hanya tentang kesehatan balita, tetapi juga membangun ketahanan masyarakat dari aspek kesehatan. Kami akan terus mendorong dan mendukung kegiatan-kegiatan serupa di seluruh wilayah Korem 062/Tarumanagara, ” jelasnya.
Pelayanan Posyandu Balita ini menjadi bukti nyata bahwa kolaborasi antara aparat kewilayahan dan tenaga kesehatan mampu memberikan manfaat signifikan bagi tumbuh kembang generasi penerus bangsa, memastikan mereka tumbuh sehat dan optimal.

Dodi1404